Rabu, 07 September 2016

UAD Pencegahan Polusi Atau Marpol



Pencegahan Polusi
1.a. konvensi² manakah yang mengatur tentang pencemaran ?  jawab :                          
            -.Oil Polution Convention 1954
            -.MARPOL 1973
            -.MARPOL 73/78
b.sangsi² apakah yang menurut undang² no  21/1992 dapat dikenakan jika terjadi  pelanggaran atas  ketentuan pencemaran laut ?
      jawab :  adalah sangsi pidana dengan penjara paling lama ² tahun dan denda setinggi² nya
                    Rp 48 juta
2.a. untuk hal² apakah larangan pembuangan minyak dari kapal ke laut dikecualikan ? jawab :
       - .untuk menjamin keselamatan kpl atau menyelamatkan jiwa dilaut
       - .yang diakibatkan oleh kerusakan  kapal² atau perlengkapannya
       - .pembuangan yang telah disetujui badan pemerintahan
   b.1). survey² apakah mendahului penerbitan certificate pencegahan pencemaran minyak ? jawab :
      #. Survey pertama(initial survey)
          yaitu survey dilakukan pada kapal dan memastikan bahwa struktur,system, peralatan, penataan
          dan materialnya adalah memuaskan dan memenuhi persyaratan² dari peraturan² serta dalam  
          kondisi baik
      2). Berapakah lama masa berlaku certificate tersebut ?
      jawab :  certificate tersebut berlaku untuk 5 tahun terhitung tgl selesai survey pertama
   c. berikan paling sedikit 2 kegiatan yang dicatat dalam buku catatan minyak :
            1). Bagian I
            2). Bagian II
      jawab :
      #. Bagian I
          -.membersihkan tanki² bahan bakar atau kerja tolak bara
          -.menampung residu² berminyak   (endapan )
          -.membuang keluar kapal, air got (bilge) yg akomodasikan ruang²  permesinan                                               
      #. Bagian II
          -.memuat muatan minyak
          -.mengangkut internal muatan minyak dalam pelayaran
          -.membongkar muatan minyak
          -.membersihkan tanki² muatan termasuk COW
3.a. tuliskan susunan kelompok bahan cair  beracun ?
       jawab :
 #. Kategori A: -.acethon cyanohydrin
                        -.acrolein                                            
                        -.carbon disulphide
                        -.creosote                                                                     
#. Kategori  Β:                          
-.aerylonitrile                                          
-.amoniak
-.bensil chloride
-.carbon tetrachloride
#. Kategori  C:                                         
-.acetaldehide
-.acetic acid
-.acetyl chloride
-.allyl chloride                                         
#.  Kategori  D:                                                       
            -.Acetone
            -.adiponitrile
            -.benzil alcohol
            -.cyclohexanone         
b. kapal² manakah yang wajib menyelenggarakan buku catatan minyak ?
    jawab : yang wajib menyelenggarakan :
               -.semua kapal > 400 GRT.Dilengkapi buku catatan minyak bagian I
               -.semua kapal tanki minyak dari 150 GRT atau lebih sebagai tambahan dilengkapi dgn buku
                 catatan minyak bagian II






4. kapal² manakah yang terkena ketentuan ² : a. lampiran IV ( kotoran )
b. lampiran V ( sampah )
    jawab :  A. lampiran IV ( kotoran )
    1.kapal ² baru
       -.berukuran 200 GRT ke atas
       -.berukuran  < 200 GRT yg mengangkut > 20 orang
       -.tidak mempunyai isi kotor terukur dan dibenarkan mengangkut > 10 orang
     2.kapal² lama
       -.berukuran 200 GRT keatas, 10 thn setelah tgl mulai berlakunya lampiran (annex) ini
       -.berukuran < 200GRT yg dibenarkan mengangkut lebih dari 10 orang, 10tahun setelah tgl mulai
          berlakunya lampiran ini
       -.kapal yg tidak mempunyai isi kotor terukur dan dibenarkan mengangkut lebih dari 10 org, 10
         tahun setelah mulai berlakunya lampiran ini               
                    B. lampiran V ( sampah )
       - bagi semua kapal kapal

5.a. untuk kapal ² manakah berlaku konvensi C.L.C  69 ?
  jawab : kapal² yang berlaku konvensi CLC 69 yaitu pada kapal :
             - kapal tanki minyak ukuran ≥ 150 GRT
            - kpl selain kapal tanker ukuran ≥ 400 GRT
    b. certificate manakah yang menunjukan kapal telah memenuhi persyaratan ?
   jawab :  certificate kapal yang telah memenuhi persyaratan
             -.cargo ship safety radio certificate
             -.cargo ship safety equipment certificate
             -.cargo ship safety construction certificate
             -.IOPP certificate beserta survey² nya / supplemennya
             -.Oil record book / cargo record book, part I  dan II
             -.Instruction book and COW equipment
             -.Instruction book and IGS equipment
             -.SOPEP
             -.Garbage management plan
             -.Garbage record book

 Alternative 2
1.dalam Annex dari MARPOL 73/78 jelaskanapa yg dimaksud istilah dibawah ini :
   a. segregated  ballast tank adalah tanki ballas terpisah yaitu : tanki ballas yang terpisah dari system minyak muatan & bahan bakar yg secara permanent diperuntukan untuk membawa air ballast.
   b. harmful substance adalah setiap bahan yang dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan manusia, ekosistem laut, wisata.
   c. clean ballast adalah tolak bara dalam suatu tanki dimana sejak terakhir minyak di angkut didalamnya, telah dianggap bersih dari muatan minyak yg telah dikeluarkan dari kapal dalam kondisi air tenang pada hari yg cerah
   d. special area adalah daerah khusus yaitu suatu daerah laut dimana, untuk alas an² teknis diakui dalam hubungannya dgn kondisi geografis dan lingkungannya dan dgn karakter tertentu dari lalu lintasnya, pengesahan dari metode² wajib tertentu untuk pencegahan pencemaran laut atas minyak diisyaratkan untuk pencegahan pencemaran laut oleh minyak

2. Jelaskan kegiatan dan data² apa saja yg dicatat dalam oil record book I dan II ?
  jawab :           Oil Record Book I
1.      kegiatan ballast ( mengisi / membuang )
2.      membersihkan tanki² bungker
3.      menampung residu² berminyak / endapan
4.      membuanag air got ( bilge ) dalam ruangan permesinan & membuang campuran² minyak
Oil Record Book II
1.      memuat muatan minyak
2.      pemindahan muatan minyak didalam kapal selagi berlayar
3.      membongkar muatan minyak
4.      membersihkan tanki² muatan termasuk COW
5.      membuang tolak bara kecuali dari SBT
6.      membuang air dari tanki² endap ( slop tank )






3.a. jelaskan apa yang di maksud dengan slop
       tank ?
   b. berapa ukuran minimum slop tank utk  
       kpl tanki minyak
  jawab :
a.       slop tank adalah : tanki endap gunanya menampung limbah berminyak hasil pencucian tanki muat, ballas kotor dan sisa minyak dari ruang mesin kapal tanki
b.      kapasitas 3 % dari kapasitas angkut muatan
kapasitas 2 % dari kapasitas angkut muatan jika kapal di lengkapi SBT.

4.a. tuliskan peralatan dan sarana apa saja ygdigkn utk melakukan penanggulangan
       pencemaran laut ( minimal 10 )
 jawab :1. kapal tunda                                                             8. spraying unit
             2. Motor boat                                                             9. sorbent (penyerap)
 3. tongkang minyak                                                 10. sarana komunikasi
             4.Oil boom (melokalisir tumpahan minyak)
             5. skimmer (alat penghisap/ penyedot minyak)
             6. Oil dispersant (zat kimia pelarut minyak)
             7. Oil bag (kantong minyak)
b. jelaskan apasaja penyebab terjadinya pencemaran laut dan dampak apa saja yg diakibatkan oleh  
    pencemaran laut tsb ?
  jawab :  penyebab terjadinya pencemaran laut : karena adanya kerusakan² peralatan dikapal atau pipa² yang rusak mengakibatkan tumpahnya minyak kelaut oleh karena disebabkan factor kesalahan manusia, dan dampak yang diakibatkan dari pencemaran tsb adalah rusaknya lingkungan laut seperti komunitas laut, ikan² yang ada disekitarnya.

5.a. hal apa saja pada certificate IOPP yg dpt dibatalkan sehingga kapal dicegah untuk melakukan
       pelayaran, jlskan sebaik² nya  ?  jawab : 
      1. kapal dijumpai dalam survey sangat berbeda dari rincian yang ada dalam certificate
      2. survey antara (intermediate survey)tidak dilaksanakan dalam periode yang ditetapkan
      3. kpl di alihkan ke bendera Negara lain
 b. di peruntukan bagi kapal apakah certificate IOPP tsb dan bagaimana  ketentuan untuk melakukan
     pelayaran, jelaskan sebaik² nya ? jawab :  
        - kapal tanki minyak yang berukuran ≥  150 GRT
        - kapal selain tanker yang berukuran ≥  400 GRT

    masa berlakunya certificate 5 tahun

Kompass



PEDOMAN – COMPASS

PEDOMAN / COMPASS
Adalah  suatu sarana yang sangat penting di atas kapal dalam menentukan arah dan baringan.

Dan pada dasarnya compass dibedakan dalam 2 jenis pedoman yaitu ;
  1. PEDOMAN MAGNET
  2. PEDOMAN GYRO /GASING

PEDOMAN MAGNET;
Bekerja atas dasar batang-batang magnet Yng digantungkan pada bidang datar secara membujur/mrlintang dibawah piringan dan jarum pedoman akan selalu mengarah pada U/S sejati

PEDOMAN GYRO/GASING
Bekerja atas dasar sebuah benda yang dibalingkan sangat cepat ( 6000 RPM ) dengan menggunakan tenaga listrik.

SIFAT-SIFAT JARUM MAGNET
  1. Mempunyai gaya tarik yang kuat terhadap baja dan besi
  2. Gaya tarik terkuatnya terletak diujung-ujung jarum yang disebut sebagai kutub.
  3. Jarum-jarum Magnet berputar bebas, maka arah garis penghubung sebagai poros magnet akan mengarah ke U/S magnet yang disebut kutub Utara dan Kutub Selatan
  4. Kedua kutub magnet saling berpengaruh
-       Kutup yang senama saling tolak menolak
-       Kutup tidak senama saling tarik menarik
      5.   Pengaruh batang-batang magnet terhadap jarum-jarum diatur dalam hokum coulumb

HUKUM COULUMB
Pengaruh 2 buah kutub magnet adalah berbanding langsung dengan kekuatan kutub-kutub tersebut dan berbanding terbalik dengan pangkat-pangkat antara ke dua kutub.

K  = M x M1
R2
M  = Kekuatan Kutub
R   = Jarak

Pada saat ini magnet batang sudah diganti dengan magnet cincin,dan keuntungan menggunakan magnet cincin adalah ;
  1. Umurnya masih dapat diperpanjang ( kemagnetannya lebih lama )
  2. Dapat dibuat lebih kuat lagi
  3. Lebih peka dan lebih tenang
  4. Ditempatkan dalam kotak pelampung
  5. Gesekan dengan Zat cair dapat dihindari


PIRINGAN PEDOMAN
    • Terdiri atas beberapa jarum magnet yang di gantungkan dibawah piringan
    • Ditengah dari piringan terdapat sungkup
    • Pada pinggiran piringan dibuat lobang untuk pemasangan benang-benang sutra
    • Diatas piringan dipasang kertas untuk pembagian derajat / surat

PERSYARATAN PIRINGAN
  • Harus Peka
  • Harus Tenang

Yang dimaksud dari kepekaan ( Peka ) adalah, jika piringan dibawa dari keadaan setimbang, kemudian dilepas maka akan kembali pada kedudukan semula

Dan untuk mencapai kepekaan maka, Moment magnet harus lebih besar dan berat  dan piringan harus kecil.

CARA MEMERIKSA KEPEKAAN
  1. Putar piringan dari keadaa setimbal ± 30° lepaskan kemudian dibaca.
  2. Putar lagi dengan arah yang berlainan lepas kemudian dibaca,jika ada perbedaan kedua pembacaan tadi ≤0,5° berarti pedoman masih cukup peka.

Yang dimaksud dengan ketenangan ( tenang ) adalah ; bahwa piringan-piringan tidak mudah didorong keluar dari keadaan setimbang.
Dan yang menyebabkan ketenangan itu disebut MOMENT LEMBAM

Agar piringan tetap tenang tetap tenang harus di perhatikan ;
  1. Waktu goyangan piringan jangan selaras dengan goyangan kapal, akan mengakibatkan goyangan piringan semakin hebat.
  2. Semat dan sungkup harus dalam keadaan baik
  3. Moment lembam diperhatikan bahwa moment lembam yang diperoleh tidak boleh membuat piringan lebih berat.sebab akan terjadi kepekaan piringan berkurang.

Dengan perhitungan rumus ;
T = Moment Perlambatan
                                                     G =          Berat

PENYIMPANAN PIRINGAN,SEMAT DAN SUNGKUP

1.     Ditempatkan pada tempat yang kering
2.     Peti-peti piringan disusun sedemikian rupa sehingga Kutup Utara yang satu tetap berada diatas kutup utara yang lain begitupun kutup Selatan
3.     Piringan ditempatkan agak jauh dari massa besi paling kurang 0,5 meter
4.     Semat disimpan dalam tabung dengan ujung menghadap ke sumbat gabus.



\KETEL PEDOMAN

  • Dibuat dari kuningan yang tidak mengandung magnet
  • Bagian dalam iberi cat putih anti karat. Disisi bagian dalam dibuat ½ garis hitam yang disebut garis layer,letaknya harus sama dengan batang semat dan sejajar dengan lunas dan linggi depan kapal.

Agar Ketel tetap stabil dan dapat menahan getarandibawah ketel bagian dasarnya ditempatkan sebuah kaca baur diisi dengan minyak tumbuhan. Juga dapat diberati dengan sekeping timbel.

SYARAT DARI SEBUAH KETEL PEDOMAN
  1. Tidak boleh mengandung magnet
  2. Ketel harus dalam kedudukan mendatar
  3. Mudah mengayun tidak menyentuh apapun
  4. Semat harus tepat ditengah-tengah ketel
  5. Harus ditempatkan pada cincin Lenja
  6. Titik putar,pesawat baring harus † dengan semat
  7. Garis Layar harus dalam kedudukan yang benar

PEDOMAN ZAT CAIR

Dibuat lebih kuat ketelnya diisi zat cair campuran alcohol ( 16% s/d 25 % ) dan air sulingan ( 84% s/d 75% ) gunanya untuk meredam getaran yang mempengaruhi pedoman.

1.Keuntungan Pedoman Zat Cair
  1. Moment magnet lebih besar dan kuat
  2. Moment perlambatan besar menyebabkan ketenangan pada piringan
  3. Perendaman berguna untuk menahan bantingan/goyangan Zat cair
  4. Dapat digunakan di kapal-kapal kecil

2.Kerugian Pedoman Zat Cair
  1. Harganya mahal
  2. Perbaikannya agak sulit
  3. Kesukaran jika menimbal
  4. Jika terjadi gelembung udara maka ;
-       Pedoman tidak tenang
-       Terjadi pengembunan pada tutup kaca sehingga sukar dibaca

Kesalahan kolimasi, hal ini terjadi bilamana garis U/S tidak jatuh sama dengan poros magnet pedoman. Salah kolimasi = BM-BP

INKLINASI, Yaitu sudut yang dibangun antara arah jarum magnet dengan bidang datar.



PEDOMAN GASING (GYRO COMPASS)

Gyroscope terdiri atas sebuah benda yang dapat berputar sangat cepat (6000 rpm) mengelilingi sebuah poros dan dapat berputar bebas pada 3 buah arah yang saling tegak lurus satu sama lainnya.

Jika dalam kedudukan mendatar maka gyro akan berputar-putar keliling poros b,d dan f. Gyro/Gasing (Tree degrees of freedom)

SYARAT-SYARAT SEBUAH GYROSCOPE
  1. Resultante semua gaya harus bertumpu pada titik berat gasing
  2. Ketika poros (axis) harus berdiri satu dengan yang lain
  3. Ketiga poros saling memotong di titik berat Gyro/Gasing

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PEDOMAN GYRO BILA DIBANDINGKAN DENGAN PEDOMAN MAGNET

  1. Penunjukan selalu dalam arah sejati (haluan,baringan dll.)
  2. Kesamaan pembacaan lebih baik,karena cara
  3. Pemasangan Gyro repeater di tempat-tempat yang diperlukan,meliputi seluruh cakrawala
  4. Bila kapal mengoleng Juru mudi lebih mudah melihat perobahan haluan
  5. Penentuan kesalahan  pedoman tidak sulit.
KEUNTUNGAN MENURUT KONSTRUKSINYA
  1. Pengaruh pedoman gyro berapa ratus kali lebih besar dari pada pengarah pedoman magnet
  2. Lebih peka terhadap ganguan luar
  3. Tidak terpengaruh oleh magnet
  4. kemungkinan dilengkapi dengan alat tambahan (course recorder, auto gyro pilot)

KEKURANGAN GYRO COMPASS
  1. Instalasinya yang lengkap,harga mahal
  2. Susunannya rumit,bila terjadi gangguan listrik mengakibatkan penunjukan tidak benar (Pemberian voltage harus tetap)
  3. Jika terjadi kerusakan sulit diperbaiki memerlukan seorang tenaga ahli

TYPE PEDOMAN GYRO DIKAPAL
  1. SPERRY – (usa)
  2. BROWN – (Inggris)
  3. ANSCHUTZ – (German)

HUKUM GASING

(THE FIRST LAW OF GYRODYNAMIC)
Poros suatu gyro yang berputar sangat cepat, dan terpasang bebas dalam 3 bidang dari salah satu ujung poros akan menunjuk ke suatu titik tetap di angkasa.

(THE SECOND LAW OF GYRODYNAMIC)
Apabila poros sebuah gyro yang berputar sangat cepat,bekerja suatu kopel,maka poros tersebut tidak bergerak dalam bidan kopel tersebut, tetapi ia bergerak ke suatu arah yang terhadapnya

INERTIA adalah suatu gaya yang dimiliki oleh sebuah benda yang berputar untuk mempertahankan kedudukannya terhadap angkasa.

Gerakan yang disebut dalam hokum gasing II,disebut sebagai Precession.arah precession berbeda 90° dengan arah gaya dihitung kearah putaran gasing

Precessi : adalah penyimpangan/perubahan kedudukan poros gyroscope yang disebabkan oleh pengaruh gaya kopel dari luar,dimana arah penyimpangan tersebut  terhadap gaya kopel yang mempengaruhinya.

KEDUDUKAN GYRO DI BUMI DIBEBERAPA TEMPAT

Jika sebuah kapal yang sedang berlayar maka gyro kemungkinan akan berada dibeberapa tempat di bumi yaitu ; di Katulistiwa, Kutub dan disembarang tempat antara Katulistiwa dan kutub.

Putaran Bumi pada porosnya akan mempengaruhi kedudukan gyro terhadap permukaan bumi

TILTING adalah perubahan sudut yang terjadi antara permukaan bumi dengan poros gyro dalam arah vertical yang disebabkan adanya komponen horizontal dari perputaran bumi.

DRIFTING adalah perobahan sudut yang terjadi antara garis meridian bumi dengan gyro dalam arah horizontal yang disebabkan adanya komponen vertical dari putaran bumi