Rabu, 08 Juni 2016

Cara Mendapatkan atau mendownload NTM(Notice To Mariner)

Ada kah yang tahu kalau UKHLO ternyata memberikan kemudahan untuk mendapatkan NTM untuk koreksi peta dan publikasi. 

Saat ini saya akan menshare cara mendapatkan atau mendownload ntm tersebut. 

1. Buka browser anda dan masuk ke url di bawah ini. 
Www.ukho.gov.uk/ProductsandServices/MartimeSafety/Pages/NMPublic.aspx

2. Kemudian pilih bagian weekly. 

3. Kemudian pilih tahun dan week ke berapa yang ingin anda download. 

4. Kemudian akan ada tampilan tambahan di sebelah kanan window anda lada bagian selected week content. Kemudian pilihlan pada fine yg pastinya size paling besar dimana pada nama filenya terdapat wknm. Dan download pun akan berjalan. 

Catatan: anda kembutuhkan adobe reader atau sejenisnya untuk membuka pdf file. 

Sabtu, 12 September 2015

Ecdis

Ecdis merupakan suatu alat bantu navigasi elektronik dimana saat ini digunakan sebagai pengganti peta di atas kapal. Dalam solas untuk semua kapal tanker sama dengan atau lebih dari 3000 gt mengharuskan terdapat ecdis di atas kapal sejak 1 juli 2015. 

Terhadap mandatory solas tersebut seluruh perushaan pelayaran di harapkan untuk mengimplementasikan aturan ini di atas kapal. Mulai dari training ecdis untuk seluruh perwira dek di atas kapal, ecdis itu sendiri, peta dan update untuk enc nya.  Dalam survey tahun 2014 menyatakan bahwa sudah 54% kapal tanker yang sudah mengimplementasikan ecdis di atas kapal akan tetapi lebihdari 4000 kapal tanker dimana sisa dari 46% tersebut belum menerapkan ecdis ini. 

Untuk seluruh pelaut di harapkan dapat mengerti akan penggunaan ecdis di atas kapal. Walaupun teknologi semakin canggih tetap look out adalah yang harus di utamakan. Segalanya pasti akan ada kesalahan baik dari manusia itu sendiri maupun alat elektronik tersebut. Untuk itu segalanya harus di pikirkan dengan baik. 

Kapal meratus tenggelam

Jakarta
 - Kapal kontainer KM Meratus Banjar 2 tenggelam di Perairan Masalembo yang berada di lepas pantai Laut Jawa. Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksma M Zainudin, ada kabar 2 kru masih belum diketemukan.

"Kejadian betul. KM Meratus Banjar 2 mengalami kebocoran di kamar mesin sekitar jam 10.00 WIB tadi," ujar Zainudin saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2015).

Gambar kapal yang sedang tenggelam beredar melalui Blackberry Messenger (BBM). Zainuddin pun mengkonfirmasi peristiwa tersebut terjadi di perairan antara Laut Jawa dan Selat Makassar tersebut.

"Kapal sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Makassar. Menurut informasi, 2 kru orang mesin termasuk Kadet salah satunya belum ditemukan," jelas Kadispenal.

Kapal Meratus Spirit 1 yang saat kejadian berada sekitar 18 mil dari lokasi disebut Zainudin sedang menuju ke Perairan yang disebut sebagai Segitiga Bermuda Indonesia tersebut. Sementara itu Zainudin juga kini tengah mengecek jajarannya di bawah Komando Armada Timur apakah juga ikut melakukan operasi SAR atau evakuasi KM Meratus Banjar 2. Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan berapa jumlah kru maupun korban.

"Saya coba cek dulu perkembangannya, sejauh yang saya tahu TNI AL belum sampai mendekat ke sana. Masalembo itu tengah-tengah Laut Jawa dan Selat Makassar. Coba saya cek dulu," tutupnya. Salam,

Kamis, 30 Juli 2015

Istilah-istilah di kapal tanker

Ini adalah beberapa istilah yang di temukan untuk kapal tanker:

1. IGS yaitu inert gas system dimana sebuah sistem di kapal tanker yang di gunakan untuk mengurangi kadar oksigen di dalam tanki dengan menggunakan flue gas atau gas buang dari boiler atau dari generator tersendiri. 

2. IGG yaitu inert gas generator dimana sebuah alat yang menghasilkan flue gas yang memiliki kadar oksigen di bawah 5% untuk iGS. 

3. Deck seal yaitu sistem di IGS dimana berisikan air yang mengalir yang memiliki fungsi untuk menghilangkan partikel yang terbawa oleh flue gas sebelum di kirimkan ke tanki. 

4. PV(pressure valve) breaker yaitu suatu sistem yang digunakan untuk menjaga tekanan pada tanki apabila PV valve atau mast raiser tidak berfungsi dengan baik yang menggunakan tekanan air sehingga PV breaker haru di jaga dan di isikan air. 

5. PV Valve yaitu suatu sistem yang menggunakan tekanan pada tanki untuk membuka katup ke atas sehingga terbuka celah untuk udara keluar sehingga tekanan dalam tanki terjaga sesuai setingan kapal tersebut. Apa bila tekanan dalam tanki sangat berkurang saat bongkar maka terdapat katup lainnya yang akan tertarik ke dalam sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk ke dalam tanki. 

6. Mast raiser yaitu memiliki sistem yang sama dengan pv breaker akan tetapi mast raiser adalah sistem untuk pengaman apabila pv valve tidak berkerja sebelum ke pv breaker sehingga mast raiser ada lah pengaman ke dua untuk menjaga tekanan di dalam tanki dan pv breaker adalah pengaman ketiga. 

7. Wing tanks yaitu sebutan untuk tanki kanan dan kiri

8. Center tank yaitu sebutan untuk tanki tengah

9. Cross over yaitu sistem valve atau keran pada pipa dimana pipa dari setiap tanki bertemu di sini sehingga terdapat valve atau keran yang dapat dibuka dan di tutup untuk menghubungan tiap tanki

10. Manifold yaitu sebutan untuk pipa yang menjorok ke luar untuk koneksi pipa kapal ke darat atau ke kapal lainnya. 

11. Line up yaitu prosess untuk membuka valve atau keran dari manifold ke tanki yang akan di muat sehingga kapal siap untuk prosess memuat

12. Ullage yaitu jarak antara permukaan muatan ke atas tanki atau jarak ruang tanki yang tidak di muat. 

13. Ullaging yaitu prosess dalam melakukan pengukuran ullage tanki. 

14. Sounding yaitu prosess mengukur tinggi sisa muatan dalam tanki. 

15. Innage yaitu jarak antara dasar tanki hingga permukaan muatan atau jarak muatan di dalam tanki. 

16. Mmc atau uti yaitu alat yang di gunakan untuk melakukan pengukuran muatan dalam tanki dengan menghitung ullage dari tanki tersebut. 

17. Framo yaitu sistem pompa yang menggunakan sistem hidrolik dalam pengoperasian pompa tersebut dimana setiap tanki memiliki pompa masing-masing. 

18. Power pack yaitu sistem pompa framo dimana tenaga tekanan hidrolik di hasilkan. 

19. Jockey pump yaitu pompa yang di gunakan dalam sistem framo untuk mengsirkulasi hidrolik dalam sistem framo. 

20. Centrifrugal pump yaitu sistem pompa dimana setiap tanki dapat terhubung pada pompa ini untuk prosess bonkar muatan dimana pompa ini terdapat di dalam pump room. 

21. Pump room yaitu ruangan untuk penempatan pompa-pompa untuk prosess bongkar muatan dan pengisian serta pembuangan air ballast. 

22. Odm (oil discharge monitoring) yaitu sistem untuk mengontrol kadar minyak pada air dimana sistem ini di gunakan untuk membuang air dalam tanki slop ke laut sehingga apabila kadar minyak tinggi maka air tersebut akan kembali ke dalam tanki slop. 

23. SFAL yaitu ship figure after loading dimana hasil perhitungan muatan pada kapal setelah selesai proses memuat. 

24. SFBD yaitu ship figure before discharge yaitu jumlah hasil perhitungan muatan kapal sebelum di bongkar. 




Sabtu, 27 Juni 2015

Cara mengkoreksi publikasi


Saat ini saya akan menjelaskan tta cara mengkoreksi publikasi. Yang perlu dikatahui adalah koreksi publikasi dan peta kita dapatkan dari NTM (notice to mariner) ini kita dapatkan setiap minggu. Oleh karena itu setiap ntm di berikan nama week (kemudian minggu ke berapa dari awal tahun) contohnya adalah week 26/15 maksudnya adalah ini koreksi minggu ke 26 di tahun 2015. 

Untuk memulai koreksi publikasi, pertama kita pastinya mendapatkan ntm tersebut kemudian kita melihat publikasi apa yg perlu di koreksi. Kemudian ambil buku tersebut dan tentunya kita lihat pada halaman ii yaitu record of updates. 

Di sini seperti gambar di atas kita mencantumkan koreksi week ke berapa yang akan kita koreksikan kedalam oublikasi ini dilanjutkan dengan tanggal kita melakukan pengkoreksian dan jabatan kita yang melakukan koreksi. 

Kemudian kita melihat pada NTM dan koreksi yang perlu kita lakukan pada publikasi tersebut berupa insert, replace, atau delete. Maksudnya adalah jika insert berarti kita harus menambahkan di dalam publikasi tersebut. Jika replace berarti kita mengganti yang sudah ada di dalam publikasi dengan yang baru dari NTM. Jika delete berarti kita harus menghapus bagian yang sudah ada di dalam publikasi tersebut. 

Contoh mengkoreksi peta yaitu:
1. Insert
Dapat dilihat pada gambar diatas bahwa pada halaman 20 kita harus menambahkan baris tersebut. Caranya yaitu memotong bagian tersebut kemudia tempelkan pada halaman koreksi atau pada halaman tersebut. Maksudnya ada beberapa publikasi yang memiliki halaman tersendiri untuk memasukkan koreksi contohnya seperti gambar di bawa ini. 

Pada bagian kanan halaman di gambar di atas adalah halaman koreksi atau update page. Jadi jika terdapat halaman tersebut kita menepelkan bagian yang harus kita masukkan dari NTM ke halaman tersebut. 
Seperti gamabar di atas adalah salah satu koreksi yang sudah di tempelkan. Kemudian kita memberikan ke terangan di belakangnya atau di depannya bahwa itu adalah koresi ke week berapa contohnya dari gambar di atas adalah wk 14/15. Penulisan ini dilakukan dengan pulpen merah. Karena sesuai aturan haris menggunakan pulpen merah atau ungu. Akan tetapi pada publikasi kita menggunakan pulpen merah. 

Apabila publikasi tersebut tidak memiliki halaman koreksi  mala kita harus menempelkan pada halaman yang telah di berikan oleh NTM. Caraya yaitu dengan menempelkan sebagian kecil dari bagian koreksi tersebut pada halaman tersebut sehingga kita akan tetap bisa melihat bagian yang sebelumnnya. Contohnya pada gambar di bawah ini. 

Pada gambar di atas kita dapat melihat bahwa sebagian kecil belakang koreksi yang akan di masukkan saja yang tertempel, sehingga kita dapat mengangkat bagian tersebut dan melihat pada bagian yang selumnya pada publikasi tersebut. Koresi ini dapat dilakukan dengan menempelkan sebagian dari depan atau belakang koreksi tersebut dengan melihat situasi pada halaman yang akan di koreksi sehingga tidak menutupi bagian lainnya. Kemudian pada koreksi tersebut kita memberikan tanda dari week keberapa koreksi tersebut. 

2. Replace
Untuk replace hampir sama dengan insert akan tetapi di lakukan dengan menempelkan bagian dari koreksi dari NTM ke bagian yang harus di gantikan. Contoh pada gambar di bawah ini. 

Pada gambar di atas dapat dilihat bahwA terdapat koresi replace yang terdapat tulisan dengan warna merah. Jadi cara mengkoreksinya yaitu dengan menempelkan bagian koreksi langsun ke bagian yang di gantikan kemudian memberikan tanda dari week keberapa koreksi tersebut dengan pulpen warna merah. 

3.  Delete
Delete merupakan koreksi untuk menghapus yang sudah ada di dalam publikasi. Contohnya pada gambar di bawah ini. 

Pada gambar di atas dapat kita lihat cara mengkoreksinya. Yaitu dengan memberikan coretan satu garis pada bagian yang akan di hapus dengan pulpen merah kemudian memberikan keterangan merupak koreksi week keberapa. 

Selasa, 23 Juni 2015

Fire hose coupling atau koneksi selang pemadam

Ada berbaai macam coupling atau koneksi pada fire hose. Pada setiap kapal tentunya berbeda beda tergantung dari tempat dibuatnya kapal tersebut. Akan tetapi tidaklah susah untuk mendapatkan jenis koneksi tersebut di setiap negara karena coupling tersebut sudah tercantumkan dalam IMPA. 

Tata cara penggunaannya dibagi menjadi dua yaitu :

Dengan Cara di putar 
1. Nakajima
2. Gost

3. Storz
4. Nh/ NST
5. SMS
6. Barcelona

Dengan cara di tekan
1. Machino (menekan pada sambungan kedua coupling)
2. Instantaneous (menekan pada kiri dan kanan coupling yg menonjol keluar)
3. Uni (menekan pada sambungan coupling)

Itu lah beberapa macam jenis coupling fire hose yang ada di atas kapal. Untuk itu agar semua kapal dan pelabuhan dapat bekerja sama pada saat terjadinya kebakaran, maka di bentuklah suatu koneksi secara internasional agar kapal dapat menerima selang pelabuhan dan juga sebaliknya untuk pelabuhan. Koneksi tersebut adalah internasional ship shore connection. 
Konksi tersebut dimaksudkan apabila terjadi kebakaran di kapal dan ternyata pompa kapal tidak berfungsi lagi akibat kebakaran tersebut, maka kapal dapat menggunakan pompa pelabuhan untuk mendapatkan pasokan air untuk memadamkan api. Dan juga sebaliknya apabila terjadi kebakaran di pelabuhan dan pompa pelabuhan tidak dapat bekerja lagi maka pelabuhan dapat mengambil pasokan air dari kapal dengan menyambungkan pipa kapal dengan pelabuhan. 

Pada saat melakukan koneksi ini jangan lupa untuk menutup isolation valve agar tekanan pompa bisa belih baik di terima oleh pelabuhan. Inilah beberapa koneksi atau coupling fire hose yang ada di atas kapal

Rabu, 25 Maret 2015

Cara mengecek sertifikat online

Hari ini saya akan share baaimana cara mengecek sertifikat kita secara online. Caranya sangatlah mudah. Kita hanya membutuhkan salah satu dari no sertifikat ataupun ijazah kita baik BST ataupun yang lainnya. Caranya adalah :

1. Masuk ke web ini: www.pelaut.dephub.go.id

2. Siapkan salat satu dari no sertifikat yang anda punya. No tersebut dapat kita temukan di kanan atas dari sertifikat yang anda punyai. Kita hanya membutuhkan 10 angka awalnya saja. Misalkan no sertifikat 6201234567xxxxxx angka 6201234567 saja yang kita butuhkan. 

3. Masukkan sepuluh nomor tersebut dalam kolom seperti gambar di atas. Kemudian klik submit. 

4. Sekaran ada telah berhasil melihat sertifikat anda yang sudah online.